Situs yang menyajikan informasi tentang wanita,kesehatan, kecantikan, rumah tangga dan berbagai tips menarik lainnya. Jual cream sari, kanza, minyak bulus, acerola, bianka viex, biex, CX, tulipware | WA 08569834604

Kisah Nyata Sukses Dari Ikut Sebuah Komunitas

Kisah Nyata Sukses Dari Ikut Sebuah Komunitas. Sahabat, namanya hidup itu memang penuh dengan berbagai ujian yang berbeda antara satu orang dengan lainnya. Susah, senang, kaya miskin, tertawa menangis dan berbagai model kebiasaan yang sering dialami oleh setiap orang. Semua itu ada ukuran masing-masing. Tidak akan sama standar kesenangan orang berduit dengan orang miskin. Orang kaya bisa senang, orang miskin juga bisa senang. Cuma beda standar yang dirasakan. Apa yang dirasakan enak, belum tentu membuat bahagia dan itu terjadi pada setiap orang kaya maupun miskin.

Kisah Nyata Sukses Dari Ikut Sebuah Komunitas


Kisah ini saya ceritakan kembali dari seorang sahabat saya yang sudah lama berkecimpung dari sebuah jual beli online dan bahkan sudah menjadi distributor besar salah satu kosmetik di Indonesia. Walaupun saat ini mengalami berbagai macam kesulitan, namun masih tetap berusaha untuk bangun dari satu usaha ke usaha yang lain. Dalam sebuah perbincangan dia mengatakan bahwa "usaha itu bukan yang di pikirkan atau direncanakan, tapi yang dilakukan".

Berfikir dan berencana boleh saja, namun semua itu kalau tidak dilakukan yang tidak akan ada artinya sama sekali. Sehingga ketiga komponen tersebut merupakan kesatuan dengan final actionnya pada tindakan nyata pada usaha yang akan dijalankan.

Pada suatu hari sahabat saya datang membeli lampu untuk rumahnya yang baru dibangun. Tentu saja datang kesebuah toko yang menyediakan lampu yang lebih lengkap. Karena dapat memilih berbagai model lampu yang disuka. Meskipun ada beberapa lampu yang punya harga lebih mahal itu hal biasa, karena toko ini biasanya memberikan diskon harga pada lampu tertentu.

Beberapa kali mendatangi toko lampu, masih terlihat sepi. Sehingga kalau kita melihat dari toko tersebut akan berfikir, dari mana uang untuk menggaji karyawannya, sewa tempat, pajak dan lain sebagainya. Sementara toko yang besar tersebut sepi, bahkan beberapa kali mendatangi toko juga masih sepi. Tidak tampak rame. Sehingga ini yang membuat penasaran dari sahabat saya. Pada akhirnya, bertemu dan berbincang-bincang panjang lebar dengan pemilik toko lampu tadi.

Dalam sebuah perbincangan tersebut, terbongkarlah rahasia pemilik toko lampu. Dan itu memang masuk akal. Meskipun toko terlihat sepi, namun tidak pernah sepi orderan dan dapat digunakan untuk menutup segala pengeluaran bahkan bisa lebih. Mulailah dia bercerita bagaimana toko dan jualannya sampai sekarang tetap eksis.

Kunci dari banyaknya penjualan salah satunya adalah relasi. Untuk mendapatkan relasi dapat ditemukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui komunitas. Komunitas atau perkumpulan saat ini dapat dengan mudah kita temukan. Sehingga dapat menjadi salah satu bagian dari kita untuk melakukan promosi atau penjualan dengan halus. Tapi ingat jangan secara langsung. Kita dapat bergabung dengan komunitas yang kita suka. Atau yang sesuai dengan minat bakat atau apa saja. Dan itu terbukti pada penjual lampu tersebut.

Beberapa teman dari komunitas tersebut adalah seorang pemborong besar untuk membuat gedung hotel atau sarana lainnya. Tentu saja, semua itu membutuhkan lampu untuk penerangan. Dalam kesempatan itulah dia dapat menghubungi sahabat tersebut dan menawarkan produk atau barangnya dengan memberikan diskon atau beberapa bonus. Meskipun ketika dihitung untung tidak banyak, namun dalam pengambilan yang besar akan didapatkan untung yang besar juga. Bisa dibayangkan jika dalam sekali pengambilan mencapai 100 juta untuk lampu saja. Belum perlengkapan lampu hias yang lain.

Ini juga sering kita temukan dari sebuah komunitas di facebook, dimana setiap orang dapat berkomunikasi sehingga menimbulkan rasa lebih dekat satu dengan lainnya. Pada saat inilah, biasanya orang akan lebih percaya dan lebih suka untuk membeli dari orang yang mereka kenal dan dekat. Tentu saja sesuai dengan kebutuhan kita. Dari situ kita dapat menjadi salah satu penjual yang sudah banyak dikenal orang dari komunitas yang kita ikuti.

Sering kita temukan ibu-ibu yang banjir orderan hanya dari fb, mulai dari jualan jilbab, baju, herbal, buku dan lainnya. Ternyata mereka adalah orang yang aktif pada salah satu komunitas yang diikuti. Dari beberapa pembeli juga merupakan anggota-anggota dari komunitas tersebut. Nah, mulai dari situlah akan terbentuk sebuah brand langsung dari penjualnya, ingat penjualnya ya bukan produknya. Apalagi jika produk tersebut punya harga yang lebih miring dengan lainnya.

Komunitas tidak harus juga melalui sebuah pertemanan online, di dunia offline juga masih banyak untuk kita ikuti. Sering melakukan kopdar dan pertemuan baik secara bersama atau pribadi merupakan salah satu kunci untuk dapat mengenal satu sama lain. Pada suatu waktu, aktifitas kita dikenal teman-teman dari komunitas dan bisa jadi juga mereka akan bercerita pada rekan atau teman yang lain. Dari situlah kita akan mulai dikenal. www.widjiume.com

0 komentar:

Posting Komentar

Kami sangat menghargai komentar anda yang membangun dan Anti Spam, akan saya kunjungi balik web anda. Terima kasih