Situs yang menyajikan informasi tentang wanita,kesehatan, kecantikan, rumah tangga dan berbagai tips menarik lainnya. Jual cream sari, kanza, minyak bulus, acerola, bianka viex, biex, CX, tulipware | WA 08569834604

Urus Akte Sekarang Mumpung Gratis Meskipun Telat Beberapa Tahun

Sahabat www.widjiume.com, beberapa hari lalu kami mengurus Akte kelahiran anak yang sudah telat selama beberapa bulan. Telatnya sekitar 6 bulan, dimana lahir pada bulan Agustus tahun 2016. Dan ternyata gratis tidak ada denda atau sidang seperti sebelumnya. Dan tidak butuh waktu lama yang diperlukan saat mengurus sendiri Akte atau KK yang baru. Ternyata ini sudah lama, kebetulan saat urus sendiri baru tahu sekarang.

Urus Akte Sekarang Mumpung Gratis Meskipun Telat Beberapa Tahun


Kenapa bisa telat? Waktu anak kami lahir, KK dan KTP masih beralamat di Bekasi, belum pindah ke tempat kami yang baru yaitu Solo. Meskipun sebenarnya tidak lama untuk mengurus, namun baru mau aja jalannya. Maka wajar sampai telat 6 bulan. Dan setelah jalan sendiri ternyata prosesnya cepat dan mudah. Tidak seperti yang orang ceritakan. Sampai orang kelurahan saja ceritanya juga sama, artinya memang kurang update atau ada kepentingan lain.

Berikut ini alur cara membuat KK dan Akte untuk yang sudah telat lebih dari 60 hari, yang saya ceritakan agar lebih mudah dalam memahami dan punya gambaran jelas tentang cara tersebut.


  1. Datang ke RT minta surat keterangan untuk membuat Akte, nanti dilanjut ke RW untuk mendapatkan stampel dan tanda tangan RW juga.
  2. Ke kelurahan dengan membawa surat keterangan dari RT beserta KK Asli, foto copy KK, KT suami istri, KTP saksi utamakan tetangga 2 orang berbeda, buku nikah dan surat keterangan lahir asli. Ini semua harus kita bawa ke kelurahan selanjutnya nanti akan di buat surat dari kelurahan ke Kecamatan atau Capil (catatan sipil). Surat keterangan dari kelurahan ada 2, yaitu untuk mengubah KK dan untuk membuat Akte. Nanti akan diberitahu petugas kelurahan, mana yang untuk urus KK dan mana yang digunakan untuk membuat Akte. Penjelasan : Ini adalah syarat jika sudah telat lebih dari 60/90 hari. Namun, jika setelah lahir lansung dibuatkan Akte, tidak diperlukan saksi.
  3. Setelah dapat pengantar dari kelurahan selanjutnya pergi ke kecamatan. Dan di kecamatan akan diteruskan ke Capil. Penjelasan : Yang tidak telat pembuatan Akte, maka KK bisa langsung jadi di kecamatan dan di capil hanya membuat Aktenya saja. Bagi yang telat seperti saya, di kecamatan hanya dikasih stampel pada surat pengantar dari kelurahan tadi dan KK urusnya di capil. Biasanya orang kecamatan sudah tahu dan harusnya di beri tahu harus kemana. Di kecamatan selesai, dan selanjutnya kita pergi ke Capil.
  4. Merubah KK. Sampai di capil, yang pertama adalah urus KK terlebih dahulu. Ambil antrian untuk KK. Setelah di panggil nomor antrian yang kita dapat, maka serahkan KK asli dan surat dari kelurahan. Petugas capil akan melakukan perubahan KK dan biasanya akan meminta konfirmasi perubahan pada KK yang baru sebelum di cetak. Setelah OK, selanjutnya tunggu sebentar kira-kira 2-3 jam, tergantung antrian KK yang belum jadi. Ketika KK sudah jadi, maka ambil lagi antrian untuk membuat Akte.
  5. Pembuatan Akte. Setelah KK jadi bisa langsung buat Akte. Foto copy dahulu KK yang baru jadi tadi, terserah berapa, nanti kalau ada sisa bisa disimpan. Serahkan juga semua berkas dari kelurahan beserta syaratnya. Karena yang saya bahas ini yang sudah terlambat maka syaratnya tersebut sebagai berikut :

    - Foto copy KK 1 lembar
    - Foto copy KTP suami istri 1 lembar
    - Foto copy KTP saksi 2 orang berbeda 1 lembar
    - Surat keterangan lahir asli
    - Surat keterangan dari kelurahan, kalau gak salah ada 2 lembar
    - Surat nikah Asli dan foto copy 1. Kalau tidak bawa yang asli, di legalisir dulu dimana anda menikah saat itu.
    - Mengisi surat pernyataan. Isinya kenapa terlambat dan ini terkait dengan saksi, minta tanda tangan saksi 2 orang dan materai 6 ribu.

Setelah data nomor 5 diatas anda isi dengan lengkap maka petugas akan melakukan pemeriksaan dan setelah itu akan diberi nomor urut untuk mengambil akte. Nomor ini dapat anda ambil sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Tidak perlu nomor antri lagi, dan langsung dapat diambil pada hari yang ditentukan itu. Misalkan anda buat akte hari senin, bisa jadi selasa atau rabu sudah jadi dan dapat diambil sesuai dengan nomor antri tersebut.

Semua proses yang saya lakukan diatas gratis, tidak ada pungutan biaya apapun baik dari Rt sampai dengan capil. Hanya uang 6 ribu untuk membeli materai saja. Sehingga terkadang saya heran sendiri jika ada orang yang malas untuk mengurus akte, bahkan ada yang rela membayar 100 ribu ke petugas kelurahan atau orang lain. Padahal tidak telat, atau baru beberapa hari kelahirannya.

Tips Kecantikan : Testimoni Cream Aeuko Acelora dan Artis yang Menggunakan


Bedanya akte dulu dan sekarang

Mungkin anda sekalian tidak tahu bedanya akte lama dan baru yang sekarang. Kalau dari beberapa anak saya, baru ngeh juga saat anak saya yang ke 4 buat akte. Karena saat itu kata orang bidan harus diubah dulu KK nya baru bisa buat akte. Padahal sebelumnya, buat akte tidak perlu KK, bahkan juga bisa. Yang penting surat kelahiran ada, itupun sudah bisa jadi akte.

Setelah itu, saya coba lihat ada yang berbeda dari akte anak saya sebelumnya dan anak saya yang ke 4. Dan perbedaan itu ternyata memang benar. Akte baru anak saya yang ke 4, ada nomor induk kependudukan, dimana tidak ada di akte anak saya sebelumnya. Untuk lebih jelas silahkan lihat akte anak-anak saya berikut ini. Urut nomor anak saya.

Urus Akte Sekarang Mumpung Gratis Meskipun Telat

Dari akte diatas dapat di simpulkan bahwa akte harus ada nomor induk kependudukan setelah tahun 2012. Sehingga sebagai dasar NIK tersebut adalah terdaftarnya anak di dalam KK. Karena NIK akan didapat setelah masuk dalam daftar KK. Sehingga saat ini, anda tidak dapat membuat akte jika tidak punya, atau anak belum masuk pada KK.

Inilah perbedaan Akte lama sebelum tahun 2012 dan akte sekarang. Dan syarat untuk membuat akte sekarang juga lebih banyak, karena memang untuk ketertiban administrasi. Semua itu sekarang bisa anda urus tanpa mengeluarkan biaya apapun dalam mengurusnya. Kecuali anda malas dan tidak mau jalan. Kalau tidak ada waktu lebih baik minta tolong saudara dekat, andaikan harus memberikan uang bensin itu hal wajar dan lebih bermanfaat untuk saudara dekat. Apalagi jika saudara tersebut sedang menganggur.


Kenapa masih ada saja yang urus surat menyurat pakai uang/bayaran ?

Sebenarnya ini hanyalah oknum petugas itu saja. Secara logika, semua kertas, bolpoint bahkan keringat petugas dan pejabat atau perangkat itu sudah ada jatahnya. Atau tidak mungkin juga mereka mengeluarkan uang sendiri untuk membuat surat pernyataan kosong. Itu pasti sudah ada jatah dari pemerintah. Bahkan seharusnya balpoint saja juga sudah ada jatahnya. Sehingga ketika membuat surat masih diminta bayaran juga, maka sangat keterlaluan.

Dan memang hal ini bukan lagi rahasia umum. Sampai sekarang saja masih ada teman yang kena bayaran seperti itu, entah 10 ribu atau 2 bungkus rokok. Saya aja kalau dengar begitu malah geli sendiri.

Ada tips khusus dan memang harus kita pertebal muka kita. Bukan maksud tidak punya malu, namun memang seharusnya kita tidak usah malu jika tidak memberikan bayaran. Saat di RT atau kelurahan, ketika sudah jadi surat yang mereka buat, maka yang hanya anda tanyakan adalah "Sudah selesai semua ini pak?". Ini pertanyaan yang umum dan kalau memang sudah, maka pejabat atau petugas akan bilang sudah selesai. Ya sudah kita pergi.

Namun anehnya, ada juga diantara kita yang segan dan bertanya dengan pertanyaan yang memancing mereka untuk minta bayaran. Ketika semua surat yang dibuat sudah jadi, maka akan diserahkan kepada kita. Dan biasanya pertanyaan itu adalah seperti ini, "Jadinya berapa ini pak?" Nah, ini adalah pertanyaan yang salah. Karena sudah otomatis mereka akan menyebutkan nominal, bisa 10 ribu atau 20 ribu.

Tips Wanita : Cara Mudah Memutihkan Kulit Tubuh Tangan dan Kaki


Coba jalankan sendiri saat mengurus surat apapun, tanpa perantara baik KK, Akte, KTP, SIM, segala macam pajek, pasang listrik juga

Oknum memang banyak, dan ada kalanya kita memang membutuhkan mereka. Itu jika kita tidak dapat memenuhi semua syarat untuk lancarnya pembuatan atau pembayaran dan pemasangan keperluan tertentu. Namun, jika itu dapat kita penuhi sendiri maka usaha sekecil yang kita lakukan minimal akan mengetahui birokrasi dan cara kerja setiap bagian dari pejabat di negara ini.

Dan setelah beberapa kali mengurus KK, Akte, KTP, bayar pajak motor, pasang listrik, maka saya dapat menyimpulkan kalau petugas yang paling sibuk itu ada pada Capil atau catatan sipil. Disana jam kerjanya sampai sore yaitu sesuai dengan jadwal yaitu jam 16.00. Ini pernah saya alami saat saya mendapatkan sedikit masalah perpindahan KK. Ternyata benar-benar sampai jam 16.00 mereka bekerja. Sehingga ini yang membuat saya kagum, pegawai pemerintah yang bisa dibilang paling eksis.

Sebelum saya mengurus sampai kecamatan, petugas kelurahan bilang kalau sudah telat lebih sampai 6 bulan seperti ini, nanti jadinya KK agak lama. Bahkan ada yang bilang bisa kena denda administrasi segala. Dan itu memang saya sudah siap.

Kenyataannya berbeda. Sebelum mengurus akte, saya sudah urus surat kepindahan terlebih dahulu dari Bekasi ke Karanganyar. Saat di capil inilah kesempatan saya untuk bertanya kepada salah satu petugas mengenai akte yang sudah terlambat yaitu sekitar 6 bulan. Jawaban dari salah seorang petugas sangat membuat saya lega, "Saat ini tidak ada denda apapun pak. Semua gratis dan cepat, bahkan bisa hanya sehari saja sudah bisa jadi. Tidak perlu seperti dulu, pakai sidang atau bayar ini dan itu. Sekarang sudah enak pak, cepat bisa langsung jadi.

Jadi tidak usah dengarkan kata orang tentang bayar ini dan itu. Coba jalan sendiri, dan misal ada orang kelurahan coba untuk menguruskan, cukup bilang saja, mau saya urus sendiri pak. Selesai. Karena jika sampai di urus orang kelurahan, pasti akan minta bayaran juga, bisa 100 ribu. Malah kalau sudah telat bisa ratusan ribu. Pilih mana, bayar ke orang atau ngasih jajan anak??

Pasang listrik juga begitu. Meskipun PLN sendiri sudah ada simbol "PLN bersih no suap" sampai sekarang masih saya anggap kelabu. Kenapa ? Karena ada yang disebut dengan BTL saat akan pasang listrik. Saya sendiri juga bingung dengan yang ini, karena begitu tertutup sampai-sampai heran dengan biaya listrik yang di tetapkan BTL sendiri 😆. Tapi kalau anda mau, silahkan coba jalan sendiri bagaimana urutan pasang listrik. Dan saya tidak akan cerita disini, karena keribetan juga yang membuat saya bingung.

Semoga kita tidak dibuat susah untuk hidup di tanah air sendiri. Salam.

Aman BPOM terbukti mencerahkan dan memutihkan kulit Anda

0 komentar:

Poskan Komentar

Kami sangat menghargai komentar anda yang membangun dan Anti Spam, akan saya kunjungi balik web anda. Terima kasih