Situs yang menyajikan informasi tentang wanita,kesehatan, kecantikan, rumah tangga dan berbagai tips menarik lainnya. Jual cream sari, kanza, minyak bulus, acerola, bianka viex, biex, CX, tulipware | WA 08569834604

Hati-hati Saat Bayi Kedinginan

Hati-hati Saat Bayi Kedinginan / Bayi kedinginan / Bayi lemas / Cara menurunkan panas pada bayi / Penurun panas anak alami tradisional / Bayi step kejang

Hati-hati Saat Bayi Kedinginan

Cream sari - Apakah anda pernah mengalami bagaimana jika anak anda panas tinggi demam dan menggigil ? Sebaiknya segera berikan obat penurun panas anak untuk sementara waktu agar suhu badan tidak terus panas yang dalam beberapa keadaan bisa menyebabkan balita anda step atau kejang, dan jika ini terjadi bisa mengakibatkan anda panik. Namun, sebelum saya menulis tentang bagaimana cara mengatasi anak step/kejang, berikut ini adalah sebuah tulisan dari seorang teman saya yang ditulis berdasarkan pengalaman dia memberikan pertolongan pada seorang bayi tetangga dekatnya. Untuk lebih jelas apa yang dilakukan dengan keadaan bayi yang kedinginan berikut tulisannya :

Hati-hati Jika Bayi Kedinginan
(Karena Telat Diganti Popok Ompolnya)

Suatu pagi rumah saya diketuk seseorang.. sambil masih terdengar suara deru motor.. diluar rumah. Dalam suasana masih agak gelap .. (sebelum subuh). Terlihat seseorang ibu panic, dengan menbopong bayi mungilnya… tersentak saya, lantas saya buka pintu lebar-lebar.. saya lihat bayi yang digendong pucat pasi, dingin, terkulai, diam. Saya sigap reflek mencari plastic putih yang memang selalu tersedia di meja makan.. plastic itu berisi AIR PANAS dicampur AIR DINGIN.. saya buat 4 buah.

Segera si ibu, saya minta untuk menempelkan/mengompreskan air panas dalam plastic itu, diperut, punggung, kaki dan tangan….. agar segera semua tubuhnya HANGAT.

Sambil saya mencari sebotol minyak BUTBUT. Saya ambil kemudian dituangkan ke sendok sayur… kemudian saya panaskan… setelah hangat saya balurkan ke seluruh tubuh bayi dari kaki sampai kulit kepala. Sambil lakukan pijat LIMFATIK.

Perlahan-lahan bayi itu mulai bergerak, tangannya, kakinya dan bibirnya terdengar suara merintih. Sungguh hati saya.. saat itu diwarnai rasa SYUKUUR yang dalam…

Spontan ibunya menjerit ALLAHU AKBAR…..
Ya Robb… Alhamdulillah..
Anak kuuuu……
Didekap erat bayi itu… sampai badannya basah oleh tetesan bening air mata bundanya….
Sedikit demi sedikit badannya mulai hangat… saya minumkan cairan madu… Karena saya sentuh KAKInya dingin….

Maka saya membuatkannya dengan :
AIR hangat yang saya tuangkan kedalam gelas kemudian saya tuangkan MADU 2 sdm. Sedikit demi sedikit saya suapkan madu… setelah kira2 30 menit… bayi ini bisa menangis dan mulutnya terlihat kehausan. Kepada bundanya saya minta untuk dapat memberikan ASInya.

Dengan dekapan haru… bundanya menyusui dengaan masih terisak…
1 Jam kemudian, bayi itu sudah segar dan bisa tersenyum.
 “Ya Robb… Nikmat mana lagi yang akan kita dustakan, Sungguh ini Nikmat tiada tara.

Bunda pagi itu memeluk saya… erat. Dan menceritakan bahwa bayi itu mengompol dini hari, ibunya tertidur pulas karena kelelahan. Kakak bayi juga lagi sakit. Terlalu lama basah badannya. Pas bunda terbangun.. bayi itu sudah PUCAT PASI, DINGIN dan terkulai…  diam saja.

SAHABATKU…. Jadilah
DOKTER DI RUMAH KITA
ONE HOME ONE DOCTOR

Kejadian diatas yang pasti kurang tahu kapan terjadinya, soalnya dia tidak menyebutkan tanggal. Dan dengan kejadian diatas bisa kita tarik kesimpulan sendiri untuk menjadi pelajaran yang berharga dalam memberikan perawatan yang terbaik untuk anak kita. Untuk kali ini saya akan bercerita mengenai pengalaman kami, saat anak kami yang berumur 6 tahun mengalami kejang/step. Ceritanya begini :

Cara mengatasi anak step / kejang

Sejak sore anak kami yang kedua sudah mulai terasa kalau badannya hangat. Suami saya yang saat itu masuk siang dan pulang malam jam 24.00, qodarullah kedua HPnya tertinggal (blackberry dan samsung) sehingga tidak bisa saya hubungi untuk membeli obat penurun panas. Dan ketika malam hari saat suami pulang, keadaan anak masih terasa hangat/naik turun karena saya bantu kompres meskipun obat persediaan penurun panas sudah habis.

Pagi harinya, anak saya tidak masuk sekolah karena suhu badan memang masih hangat. Sambil saya bantu kompres panasnya mulai turun dengan perlahan, namun karena mungkin air kompres membasahi bajunya lama-lama anak enggan untuk dikompres. Tanpa dikompres kembali, anak tiduran dengan badan yang mulai panas tinggi, namun masih tetap aktif. Dan seperti biasa ketika anak kami sakit, kami berikan hiburan baik game, film anak dan macam-macam untuk membuat hatinya senang dan mudah untuk memberikan makan, dimana biasanya susah makan saat badan lagi sakit begini.

Singkat cerita, saya pamit ke suami untuk mencari obat penurun panas dan anak masih melihat film yang di putar oleh suami saya. Suami keluar duduk diteras selama kurang lebih 15 menit. Anak kami yang panas saat nonton film tadi, tiba-tiba keluar dan memanggil Ayahnya (Abi) dan berkata, "Abi, tolong volume dikecilkan donk?!" Dan suami saya masuk kamar dan memberitahu, "Nih, disini cara mengecilkan volumenya..." Baru saja diberitahu, tiba-tiba anak jatuh ke kasur.

Suami melihat anak yang jatuh kaget bukan kepalang, karena tidak seperti biasanya. Terlihat hitam matanya seporo keatas, mulut mengeluarkan busa dan  sambil mengigit, badan lemas dan panas sekali. Dengan keadaan ini, suami hanya teringat untuk memberikan sendok pada mulut sang anak agar digigit dan coba memberi minum namun tidak bisa menelan. Dengan sedikit panik, suami saya memanggil-manggil anak untuk minum, namun tetap tidak bisa menelan. Karena badan yang begitu panas, akhirnya suami berinisiatif mengambil 2 jaketnya untuk dibungkuskan pada badan anak yang masih tidak sadar tersebut.

Sambil didekap, suami terus memanggil anak saya yang kedua tersebut dan terus berdoa. Setelah sekitar 15 menit memanggil-manggil akhirnya terdengar rintihan anak, namun dengan suara yang tidak jelas dan sangat pelan. Kemudian suami menawarkan pada anak untuk minum air putih, dan bisa menjawab meskipun tidak jelas. Anak ditaruh dilantai dengan balutan jaket tadi dan memberikan anak minum. Alhamdulillah, ucap suami. Anak mau minum dan mulai sadar, badan mulai berkeringat dan suhu badan sedikit menurun. Selang beberapa menit saya datang dengan obat penurun panas dan langsung saya minumkan.

Sambil terus saya kasih air putih sedikit demi sedikit, panas anak mulai turun dan sehat seperti biasa. Dalam 1-2 jam kemudian anak kami kembali main seperti biasa dengan adik-adiknya. Setelah itu barulah suami cerita apa yang baru saja dia alami dengan anak saya yang kedua tersebut.

Sebagai catatan untuk anak yang sedang panas :

- Cara mengatasi anak step / kejang ini kami lakukan baru pertama kali, dan selama ini kami belum mengetahui bagaimana caranya. Hanya saja kami sering mengetahui dari teman sahabat dan tetangga, ketika anak mereka step / kejang, langsung dibawa kerumah sakit. Akhirnya ada yang selamat dan ada yang meninggal dalam perjalanan/dirumah sakit. Sehingga jika anda tidak ingin mengalami maka silahkan lihat keterangan selanjutnya, dibawah ini :

- Untuk mencegah step/kejang pada anak, sebaiknya siapkan obat penurun panas anak (sangat penting) apalagi yang masih usia balita. Obat ini memang bukan untuk menyembuhkan, hanya membantu agar panas anak tidak tinggi dan kondisi badan tetap fit terjaga sehingga tetap bisa istirahat dan makan dengan baik. Selama anak masih mau makan, minum, aktif dan bisa beristirahat (tidur) dengan pulas, maka harapan kami panas anak bisa turun dengan sendirinya.

- Biasanya ketika suhu badan anak mulai panas, akan malas untuk makan dan minum. Sehingga kita akan kesusahan untuk memberikan obat penurun panas karena belum makan. Bisa dicoba solusi dengan memberikan permainan/game pada HP/komputer/laptop. Sehingga ketika mereka asyik bermain, bisa kita selingi dengan memberikan makan dan minum. Setelah itu kasih obat penurun panas. Cara yang kami lakukan seperti ini masih sangat efektif sampai sekarang.

- Ketika suhu badan anak mulai panas, artinya terjadi infeksi yang menyerang dan tubuh melakukan benteng pertahanan agar penyakit tidak menyebar lebih parah. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk membantu tubuh adalah mengompres dengan air hangat atau memberikan selimut yang tebal saat tidur. Intinya sama, hanya berbeda media saja.

Semoga tulisan tentang "Hati-hati Saat Bayi Kedinginan" ini yang merupakan sebuah pengalaman dari teman dan cara mengatasi anak step atau kejang bermanfaat untuk sahabat semua. Ini pengalaman yang kami alami, semoga tidak terjadi pada anda. Dan meskipun anda tidak setuju dengan cara kami menangani kasus anak step atau kejang, mungkin bisa dishare tulisan ini. Semoga ada yang terbantu dari hasil anda berbagi dan bermanfaat untuk orang lain. Terima kasih.

Cream Kezia
Cream Kezia Skin expert

2 komentar:

  1. Banyak yg tidka tahu bagaimana jika seorang bayi itu step, sehingga akhirnya banyak yang meninggal karena krang informasi. Bahkan kita sendiri dapat mengatasi step itu sendiri, jika kita tenang dan tidak panik dengan kondisi yang ada.

    semoga kita tidak panik saat menghadapi bayi atau balita yang sedng step...

    dan saya sudah mengalaminya, semoga tidak terjadi lagi,,,

    BalasHapus
  2. Sebagai antisipasi, siapkan obat penurun panas dirumah, sehingga saat anak mulai panas dapat di berikan obat penurun panas. Namun, jika dirasa belum perlu, ya ditahan tidak masalah.

    BalasHapus

Kami sangat menghargai komentar anda yang membangun dan Anti Spam, akan saya kunjungi balik web anda. Terima kasih