Situs yang menyajikan informasi tentang wanita,kesehatan, kecantikan, rumah tangga dan berbagai tips menarik lainnya. Jual cream sari, kanza, minyak bulus, acerola, bianka viex, biex, CX, tulipware | WA 08569834604

Dan Wanita yang Meninggal Dunia Karena Melahirkan itu Syahid

Dan Wanita yang Meninggal Dunia Karena Melahirkan itu Syahid - Dalam kalimat disamping ini ada salah satu keutamaan menjadi seorang ibu dan sekaligus wanita muslimah, yaitu ketika mereka mengandung, melahirkan dan menyusui. Ini satu paket yang tidak terpisahkan akan dialami oleh istri sholehah sebagai seorang ibu untuk anak anaknya.

Dan Wanita yang Meninggal Dunia Karena Melahirkan itu Syahid


Ini merupakan salah satu keistimewaan wanita yang telah berjuang dalam menjaga dan merawat sepenuh hati serta mengerahkan sisa-sisa kekuatannya untuk lahirnya seorang anak. Maka tidak heran jika pahala yang diberikan sangat layak yaitu syahid.

Agar lebih jelas orang yang syahid itu ada 2 :
- Syahid di dunia
- Syahid di akherat
- Syahid di dunia dan akherat

Syahid di akherat inilah termasuk salah satunya adalah seorang ibu yang meninggal karena melahirkan tersebut. Untuk hukum yang berlaku bagi orang syahid di akherat sama seperti orang yang meninggal pada umumnya. Yaitu dimandikan, dikafani dan dishalati.

Kemuliaan Wanita Sebagai Seorang Ibu

Seorang ibu itu mendapatkan penghormatan yang lebih besar 3 kali lipat dari pada ayah :

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

Hal ini tidak kita pungkiri bahwa seorang ibu mengalami berbagai macam hal yang tidak di alami oleh seorang ayah, seperti mengandung/hamil, melahirkan dan menyusui.

Hamil dalam waktu yang tidak singkat, rata-rata sampai 9 bulan lebih 10 hari adalah perjuangan yang tidak mudah. Saat inilah seorang ibu senantiasa memberikan yang terbaik untuk janinnya, berhati-hati dalam segala hal dan berusahan sekuat tenaga menanggung beban yang semakin berat sampai ia lahir.

Saat melahirkan juga bukan perkara mudah, bahkan nyawa adalah taruhannya. Banyak kita dapati seorang ibu yang kesakitan saat mau melahirkan, ini adalah hal yang wajar. Dan dalam perhitungan pahala sama seperti orang yang berjuang dijalan Allah. Jika meninggal maka ia Syahid.

Maka tidak heran jika penghormatan terhadap ibu lebih besar dari pada ayah.

Pengorbanan Ibu yang tidak pernah ternilai

Mengandungmu selama 9 bulan semakin hari semakin bertambah berat

Kesusahan dan kepayahan saat melahirkanmu menjadikan nyawa sebagai taruhannya

Menyusuimu dari putingnya dan menahan kantuk dalam menjagamu

Mencuci kotoranmu dan membersihkan badanmu, bahkan lebih mengutamakanmu dari pada dirinya

Dia menjadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu

Dia telah memberikanmu semua kebaikan dan apabila kamu sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa dan panjang sekali kesedihannya dan dia keluarkan harta untuk membayar dokter yang mengobatimu.

Seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya, maka dia akan meminta supaya kamu hidup dengan suaranya yang paling keras.

Dia senantiasa mendoakanmu dengan taufik, baik secara sembunyi atau terang terangan

Engkau kenyang sementara ibumu lapar

Engkau puas minum sementara ibumu haus

Betapa banyak kebaikan yang diberikan kepadamu, sedangkan kau balas dengan akhlak yang tidak baik

Engkau dahulukan berbuat baik pada anak istrimu, dari pada ibumu

Engkau lupakan semua yang telah dia perbuat untukmu

Engkau jadikan dia seperti tidak berharga, padahal sangat membutuhkanmu

Engkau tinggalkan ibumu padahal dia tidak punya penolong selain kamu

Padahal Allah telah melarangmu berkata ‘ah’ dan Allah telah mencelamu dengan celaan yang lembut.

Engkau akan disiksa di dunia dengan durhakanya anak-anakmu kepadamu.

Allah akan membalas di akhirat dengan dijauhkan dari Allah Rabbul ‘aalamin.

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (Qs. Al-Ahqaaf : 15)
krim sari
Mau kaya mbk ini, solusinya hanya di KRIM SARI
WA 081399295740 - 08569834604 | BBM 298B8899
http://www.widjiume.com/2017/02/dan-wanita-yang-meninggal-dunia-karena-melahirkan-itu-syahid.html ]

0 komentar:

Posting Komentar

Kami sangat menghargai komentar anda yang membangun dan Anti Spam, akan saya kunjungi balik web anda. Terima kasih